#PENGUMUMAN_PEMENANG
#EVENT_BENANG_BAHASA
Hai, Temans!
Event Mythic Romance telah melewati berbagai tahap penilaian. Meski awalnya saya sempat khawatir tidak bisa fokus memantau event karena sedang genting, tapi alhamdulilah event tetap berjalan dengan lancar.
Terima kasih kepada Bang Oberheim Zildjian Harahap selaku juri yang sudah sabar menghadapi saya yang banyak maunya. Juga kepada Mamang Admin Benang Bahasa (Borsalino) yang selalu rajin memberi laporan seputar perkembangan event.
❤️❤️❤️
Catatan juri: PERTIMBANGAN PENILAIAN EVENT MYTHIC ROMANCE
Nyatanya, perpaduan unsur mitologi dan romansa sudah sering kita lihat di berbagai wadah seni. Tak hanya pada sastra klasik berwujud folklor, unsur mistis dan romansa ini pun kerap diangkat menjadi tema utama drama televisi modern yang kisahnya didambakan penonton berbagai usia. Sebab kesan familier tersebut maka penilaian event literasi “Mythic Romance” ini menekankan pada kesegaran plot, keunikan eksekusi, sesuatu yang berbeda dari cerita yang sudah ada. Sebagian besar peserta masih terjebak pada jurang “penuturan ulang”, enggan memanipulasi arus cerita agar seliar imajinasi. Ada pula yang menyajikan cerita dengan dua piring berbeda, satu berisi mitologi, satu lagi romansa, sehingga keduanya belum menjadi satu hidangan yang kohesif. Aspek-aspek itu yang menjadi pertimbangan utama dalam penilaian karya para peserta.
Cerita “Perempuan yang Menyimpan Wangi Malam” adalah cerpen yang paling menonjol di antara semua peserta. Premisnya sederhana, tetapi eksekusinya halus dengan konsep mistis yang kental tanpa mengorbankan sisi romansanya. Kisah “Asmarandana sang Kinasih” dan “Kakawin yang Terlarang” memiliki keunggulan yang hampir mirip, sehingga perebutan posisi kedua ini menjadi kompetisi paling sengit. Sayangnya, salah satu penulis melakukan revisi minor pada ceritanya, sehingga naskah beliau harus dikurangi nilainya. “Sumpah kepada Langit dan Laut” berhasil menjadi naskah favorit dengan narasi mengalir lembut yang diam-diam membuat pembaca terhanyut. Sementara itu, “Cahaya di Batas Lingkaran”, “Nada yang Tak Pernah Usai”, dan “Kesaksian Yuyu Kangkang” menduduki posisi juara harapan dengan nilai yang tak jauh berbeda.
Berdasarkan pertimbangan penilaian tersebut, kami memutuskan:
Juara 1: Erlyna
Juara 2: Min Mika
Juara 3: Mas Matahari
Naskah pilihan: Tulip's
Juara harapan:
1. Earendel
2. Hana Tsuki Noa
3. Puput Sekar
Berhak untuk klaim reward. Monggo, japri saya.
(Naskah pemenang akan kami tayangkan PERDANA di website resmi Benang Bahasa.)
Terima kasih atas dukungan, doa, cinta, serta rasa percaya. Mohon maaf atas segala keterbatasan. Mari terus berkarya.
Salam Literasi!
Benang Bahasa, 7 Maret 2026.
Merajut Kata, Menyulam Makna
Big Love 💗
Sawsan Zeata
*Kelas Benang Bahasa batch 5 inshaallah akan dibuka setelah lebaran.
0 Komentar